Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2012

KUANSING SUKSES KAWINKAN GELAR DBL 2012 RIAU SERIES

Tim Putri SMKN 2 TELUK KUANTAN
Tuntas sudah gelaran Honda DBL Riau Series 2012. Hasil laga akhir, tim dari Kuantan Singingi sukses kawinkan gelar juara setelah mengalahkan Pekanbaru. Selamat!

Tim Putra SMAN 1 TELUK KUANTAN
Duel dua kota di final putra-putri Honda DBL 2012 Riau Series menjadi milik Telukkuatan, Kabupaten Kuantan Singingi. Seperti tahun lalu, Pekanbaru kembali gigit jari. Tim putra-putri Kuansing tampil menggila di Gelanggang Remaja yang disesaki ribuan penonton. Mereka pun mengawinkan gelar Honda DBL yang tahun lalu gagal didapat Kabupaten Indragiri Hulu.

SMKN 2 Telukkuantan sukses menjadi juara baru Honda DBL Riau Series dengan mengalahkan SMAN 1 Pekanbaru dengan skor 80-46. Mereka pun menjadi SMK pertama yang jadi juara. Sementara juara bertahan SMAN 1 Telukkuantan kembali jadi kampiun dengan membekuk SMA Santa Maria Pekanbaru dengan skor 65-30. Pelatih SMAN 2 Telukkuantan, Aprizal mengaku bangga dan puas dengan hasil yang mereka raih tersebut.

“Alhamdulillah, perjuangan dua tahun berbuah manis pada final ini, dan kami berhasil membawa pulang juara, terima kasih juga kepada ribuan pendukung dari Kuansing yang sudah hadir memberikan dukungan kepada kami di Pekanbaru,” ujarnya bangga.

Sementara itu, pelatih SMAN 1 Pekanbaru yang terpilih sebagai pelatih First Team putri, Novrinaldi mengakui lawan yang dihadapi lebih tangguh.

“Memang kami kalah di fisik, dan lawan sangat bagus. Kami bagus namun lawan lebih baik lagi. Kepada tim Pekanbaru, saya juga mohon maaf karena gagal membawa piala,” sebutnya. Novri juga mengucapkan banyak terima kasih pada DBL Indonesia yang telah memberinya kesempatan untuk bergabung ke DBL Camp di Surabaya. “Event ini memang merupakan salah satu ajang yang bergengsi dan paling heboh di Riau untuk olahraga basket, dan dari tahun ke tahun semakin bagus. Terlebih dengan kesempatan yang diberikan pada saya untuk belajar banyak nanti. Ilmu-ilmu yang didapat pasti akan saya manfaatkan sebaik mungkin nanti di Pekanbaru,” paparnya.

Di partai putra, tim SMAN 1 Teluk Kuantan juga bermain baik. Mereka memang lebih bagus pula dari kualitas dibanding lawan. Meski di kuarter pertama skor masih belum terlalu jauh, namun memasuki kuarter kedua mereka melejit. Pelatih Point (julukan SMAN 1 Telukkuantan), Surya Kurniawan yang keluar sebagai pelatih terbaik untuk First Team putra sangat bangga dengan perjuangan anak asuhnya. Ilham dkk memang diakuinya bermain sangat lepas dan sabar sehingga meraih hasil maksimal untuk membawa pulang juara.

“Alhamdulillah, berkat kesabaran dan konsistensi anak-anak kita bisa meraih gelar juara tahun ini, sangat luar biasa, semoga kepercayaan yang diberikan sebagai pelatih First Team juga tidak sia-sia,” bangganya usai pertandingan kemarin.

Demikian pula sang kapten Mohd Ilham Fathur-Rahman. Menurutnya pertandingan berjalan berimbang, namun berkat kekompakannya bersama pemain lain makanya bisa menuai hasil bagus. “Ini kemenangan kita semua. Semoga tim-tim di Pekanbaru dan Riau bisa lebih baik lagi mengembangkan basket ke depan,” sebutnya.

Terkait kekalahan yang dialami timnya, pelatih Santa Maria, Mario Luther terlihat sedikit kecewa. Namun dia bangga timnya masih terus berjuang hingga detik terakhir pertandingan. “Ini bukan akhir, ini adalah awal untuk memulai agar lebih baik lagi ke depan, memang lawan yang kami hadapi sangat baik dan materi pemain yang bagus-bagus, semoga tim-tim Pekanbaru bisa mengikuti mereka sebagai motivasi agar terus berbenah dalam dunia basket,” jelas nominator pelatih First Team ini.

Selain meraih kampiun putra-putri, tim putri SMKN 2 Teluk Kuantan juga berhasil mencatatkan nama salah seorang pemainnya, Nopi Yarni dalam First Team bersama Erni. Bahkan Nopi Yarni juga meraih Most Valuable Player (MVP) putri untuk tahun ini.

“Alhamdulillah, perjuangan dengan latihan keras selama dua tahun ini menghasilkan sesuatu yang bisa membanggakan masyarakat Kuansing, dan ibu saya tentunya. Saya akan belajar banyak di DBL Camp nantinya, terima kasih pada Honda DBL,” ungkapnya haru.

Di tim putra SMAN 1 Teluk Kuantan, selain pelatihnya masuk dalam First Team, beberapa pemainnya juga, yakni Riki Purnandes dan Mohd Ilham. Sementara MVP putra diraih forward SMAN 4 Siak, Win Handoko.***RPO

SUMBER : http://www.riauterkini.com/oneheart.php?arr=44763

Minggu, 06 Maret 2011

SMAN 1 Teluk Kuantan Champions Putra, SMAN 1 Rengat Champions Putri



JUARA BARU: Tim debutan SMAN 1 Teluk Kuantan
menjadi juara baru Honda DBL Seri Riau
setelah di final mengalahkan SMAN 1 Rengat
58-51 di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru,
Sabtu (5/3/2011)


Final Party Honda Development Basketball League (DBL) 2011 Riau Series berlangsung heboh dan seru di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Sabtu (5/2). Sekitar 5.500 penonton menyaksikan partai final ini secara bergantian.
Dalam pertandingan final kemarin, tim putra SMA 1 Teluk Kuantan secara mengejutkan menjadi juara baru setelah menang 58-51 atas SMA 1 Rengat, dalam pertandingan yang amat dramatis. Disaksikan Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, yang memberi semangat SMA 1 Rengat, tim asal Kuantan Singingi itu tampil menggila, padahal sudah tertinggal hingga quater ketiga. Di bagian putri, SMA 1 Rengat tampil sebagai juara setelah mengalahkan SMA Santa Maria Pekanbaru, 41-10. Praktis, tahun ini Pekanbaru harus gigit jari karena dua gelar juara dibawa ke Teluk Kuantan dan Rengat.
Membludaknya penonton ini di luar ekpektasi panitia. Apalagi dari empat tim yang berlaga di babak final, tiga tim berasal dari luar Pekanbaru. Tim putra SMAN 1 Telukkuantan berhasil menjadi champions di bagian putra dan SMAN 1 Rengat di bagian putri. Keduanya merupakan juara baru Honda DBL Seri Riau yang telah berlangsung empat tahun berturut-turut. ‘’Luar biasa. Kami mendukung dengan mengirimkan 1.000 penonton dan kita menyiapkan 10 bus untuk memberikan dukungan kepada tim basket dari Rengat, Inhu ini. Kami akan terus mendukung olahraga basket ini. Bahkan semua olahraga yang ada di Inhu. Semuanya,’’ kata Bupati Inhu, Yopi Arianto yang sengaja datang untuk menyaksikan Final Party Honda DBL Seri Riau. Yopi datang sebagai penonton bukan sebagai tamu VIP.
Ini terlihat, usai seremoni pembukaan dan pertandingan final putri SMAN 1 Rengat Melawan SMA Santa Maria, bupati termuda ini duduk di tribun penonton pendukung SMAN 1 Rengat. Yopi juga mengatakan, yang memberikan dukungan langsung itu tidak hanya dari pelajar, akan tetapi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhu ikut bersamanya.
‘’Kami sengaja datang untuk memberikan spirit bagi anak-anak kami yang bertanding di Honda DBL ini,’’ tegasnya yang mengaku salut dengan iven yang luar biasa ini.
Membeludak dan hebohnya penonton kemarin juga dirasakan, Elfira Ahsanti Mahda, Sponsorship and Bussines Developmentt Manager PT DBL Indonesia. ‘’Awalnya kami sempat tidak yakin bahwa GOR ini akan terisi penuh karena tim yang masuk final itu tim luar kota dan jauh dari Pekanbaru. Namun setelah melihat sendiri di Final Party ini ternyata lebih ramai dari tahun lalu sepertinya, ramai banget, dan luar biasa,’’ pujinya.

Rabu, 19 Januari 2011

Gubernur Riau Tantang Elias Pical di Ring

Adu jotos Rusli Zainal vs Elias Pical akan berlangsung selama tiga ronde.

Gubernur Riau H. Muhammad Rusli Zainal
Gubernur Riau, Rusli Zainal, menantang mantan juara tinju dunia, Elias Pical, adu jotos di atas ring.  Pertandingan ini akan menjadi kesempatan langka, mengingat Elias Pical yang sudah lama gantung sarung tinju akan naik ring lagi.

Manager Rusli Zainal, Zulkarnain Kadir menjelaskan, saat ini gubernur Riau tengah mempersiapkan diri dan berlatih di sebuah sasana di Pekanbaru untuk menghadapi Elias Pical.
"Laga tinju eksebisi peresmian ring tinju Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Riau itu akan digelar Sabtu 22 Januari 2011 mendatang," kata Zulkarnaen, Rabu 19 Januari 2011.

Pertandingan rencananya akan digelar hanya tiga ronde. "Kita yakin gubernur Riau mampu menaklukkan mantan juara dunia itu pada ronde kedua," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatu untuk laga tinju tersebut. Salah saatunya adalah mendatangkan pelatih tinju dari Jakarta.

"Kedua petinju akan melakukan cek kesehatan, timbang badan sekaligus latihan terakhir pada Jumat, 21 Januari 2011. Sehari sebelum pertandingan."
Selain dalam rangka peresmian ring tinju Pertina, pertandingan ini dimaksudkan juga untuk menyemarakan Riau sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 nanti.

Sementara itu, di tempat terpisah Ketua Pertina Riau, Robin P Hutagalung menjelaskan bahwa pertandingan tinju Rusli Zainal vs Elias Pical itu merupakan partai puncak.
"Elias dan managernya dijadwalkan tiba di Pekanbaru Kamis, 20 Januari 2011. Setelah itu, petinju Ambon berjuluk 'The Exocet' ini akan melakukan serangkaian latihan," tuturnya.

Robin menambahkan, pertandingan tersebut untuk peresmian Ring Tinju Pertina di Jalan Yos Sudarso Rumbai yang bakal digunakan nanti pada PON XVIII.
 

Rabu, 12 Januari 2011

Arema Curi Poin di Kandang PSPS

Kendati konsentrasi dikacaukan hengkangnya Pierre Njanka, Arema FC masih bias membawa pulang satu poin dari Sport Center Kuantan Singingi, Kuansing, Pekanbaru. Tim berjuluk Singo Edan Manahan tuan rumah PSPS Pekanbaru 1-1

Di pertandingan yang berjalan relatif berimbang, tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui April Hadi di menit 23. Sedangkan Arema FC yang tampil penuh semangat, seakan tak terganggu kepergian Njanka, menyamakan skor via tendangan bebas Esteban Guillen menit 37.

“Pertandingan yang tidak mudah. Kami sejak semula tahu sulit mengalahkan PSPS karena mereka selalu bersemangat di kandang. Sebenarnya kita ingin mencetak kemenangan karena sebelumnya dikalahkan Persija. Tapi inilah hasil maksimal kami,” ujar Manager-Coach Arema FC Miroslav Janu.

Miro enggan mengomentari kualitas timnya setelah tidak diperkuat kapten tim Pierre Njanka. Ia ingin publik menilai sendiri bagaimana permainan Roman Chmelo dkk di lapangan. Yang pasti, dirinya tidak tertarik mengulas kasus Njanka terlalu dalam.

Di pertandingan tersebut, Arema sebenarnya memperoleh banyak peluang lewat Roman Chmelo, Noh Alam Shah, maupun TA Musafri. Sayang kurang tenangnya penyelesaian membuat Singo Edan harus puas hanya memasukkan satu gol ke gawang PSPS yang dikawal Dede Sulaiman.

PSPS juga tak mau ditekan begitu saja. Tim berjuluk Asykar Betuah juga menerapkan pola ofensif dan beberapa kali merepotkan pertahanan Arema yang dikomando Leonard Tupamahu. Namun tidak satu pun peluang yang berhasil menemui gawang.

Satu poin sebenarnya tidak begitu bagus untuk tim berstatus juara bertahan. Pasalnya, persaingan di papan semakin keras dan pertandingan kontra PSPS seharusnya berujung kemenangan melihat perbedaan kualitas. Namun mengingat kondisi klub yang masih belum menentu, Miroslav Janu nampaknya masih memaklumi hasil ini.
sumber : http://bola.okezone.com/read/2011/01/12/49/413282/arema-curi-poin-di-kandang-psps

Rabu Sore di Stadion Sport Center Kuansing PSPS vs Arema (Singo Edan)

Setelah libur panjang, PSPS Pekanbaru akan menjalani laga berat melawan juara bertahan Indonesia Super League (ISL) Arema Indonesia di Stadion Sport Center Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (12/1) sore nanti. Pelatih PSPS, Abdurrahman Gurning optimistis menang jika pergerakan trio 'Singo Edan' dimatikan.

Di lini depan, Arema memiliki tiga pemain yang kerap merepotkan lawan. Trisula maut Arema itu yakni Roman Chmelo, Noh Alam Syah dan Yongki Ariwibowo. "Tiga pemain itu tidak bisa dibiarkan menguasai bola. Pergerakan mereka harus dimatikan," kata Gurning kepada Metro Riau, Selasa (11/1).

PSPS untuk ketiga kalinya bentrok dengan Arema. Dalam dua pertandingan ISL musim lalu, kedua tim ini harus berbagi angka karena hanya mampu bermain imbang, baik di kandang PSPS maupun Arema.

Menurut Gurning, permainan Arema saat ini berbeda karena tim berjuluk Singo Edan itu dibesut pelatih baru, Miroslav Janu. Namun demikian, Gurning tetap yakin pasukan Askar Bertuah akan tetap menang.

Gelandang serang PSPS, April Hadi mengaku siap beraksi dan menghentikan pergerakan Yongki Ariwibowo. "Jika saya dipercaya menjadi starter, pemain lawan yang akan saya kunci adalah Yongki," kata pemain asal Kuantan Singingi.

Yongki memang patut diwaspadai. Striker Tim Nasional Indonesia itu saat ini sedang dalam performa terbaiknya. Dalam Piala AFF 2010 lalu, Yongki juga beberapa kali menjadi starter.

Miroslav Janu juga mengatakan timnya datang untuk mencuri poin. Dia bahkan berambisi untuk pesta gol, sebagai pelampiasan karena dalam pertandingan sebelumnya dilumat Persija Jakarta.

"Kita sudah beradaptasi. Panas di Kuansing tidak jauh berbeda dengan Pekanbaru. Kita optimis sukses dengan datang membawa skuad terbaik. Kami akan berusaha maksimal bermain di sini. Minimal hasil seri akan kami dapatkan. Kunci kekuatan PSPS ada pada Dzumafo dan Shin Hyun Joon. Anak-anak sudah memahaminya," tambah ," kata Miroslav.

Menurut Miroslav, PSPS yang tidak bertanding di Pekanbaru juga menguntungkan bagi timnya. "Perjalanan Pekanbaru ke Kuansing cukup melelahkan," sebutnya

Prakiraan Pemain

PSPS 4-4-2

Dede Sulaiman (K)
Danil Junaidi, Banaken Bassoken,
Dedi Gumawan, Agus Cima
Petrice Nzekou, Shin Hyun Joon,
Alamsyah, April Hadi
M Isnaini, Dzumafo


Arema 5-3-2-1

Kurnia Meiga (K)
Zulkifly Syukur, Benny Wahyudi,
Irfan Raditya,
Waluyo, Ahmad Farizi
Moch Fakhrudin, Ahmad Bustomi,
Esteban Guillen
Roman Chmelo, Noh Alam Syah
Yongki Ari Wibowo

sumber :  http://www.metroriau.com/read/sport/6700-2011-01-12-psps-vs-arema-singo-edan.html

Jumat, 07 Januari 2011

PSPS Terus Matangkan Finishing

Pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning masih belum yakin dengan daya dobrak pemainnya jelang menghadapi juara bertahan Arema Indonesia, Rabu (12/1) mendatang di Stadion Sport Center Kuansing.


Hal itu pula yang membuatnya terus mengasah ketajaman para pemainnya, baik saat latihan dan serangkaian uji coba dengan tim lokal.

Selain itu pelatih yang akrab disapa Bang Haji itu mempersolid sistem penyerangan dan kerja sama antar lini.
‘’Ya, saya akui finishing belum maksimal. Ini masih terus dievaluasi sebelum tampil di laga resmi nanti lawan Arema,’’ jelasnya.

Untuk mengaplikasikan apa yang sudah diterapkan saat latihan, jika tidak ada halangan, skuad berjuluk Askar Bertuah ini  akan beruji coba lagi dengan PSPS U-21 di Stadion Rumbai petang ini. ‘’Besok (petang ini, red) kami kembali beruji coba dengan PSPS U-21. Laga ini akan kami manfaatkan untuk mempertajam kinerja para striker dan kerja sama tim,’’ ujar Gurning.

Kondisi skuad PSPS saat ini disebutkan Gurning, 80 persen siap tanding. Namun saat laga resmi nanti dia berharap sudah mencapai 100 persen.

Isnaini Sudah Fit
Di sisi lain Gurning mengatakan kondisi striker M Isnaini yang sebelumnya dikhawatirkan bisa tampil, kini dinyatakan sudah fit 100 persen. dengan kesembuhan Isnaini ini tentunya PSPS akan turun full team untuk mengamankan poin di laga kandang.

‘’Isnaini sudah fit, tinggal mengasah ketenangannya dalam melakukan finishing untuk menciptakan gol. Saya berharap dia juga yakin dengan kondisinya dan bisa kembali menciptakan gol bagi PSPS,’’ jelas Gurning
Selain memperbaiki sektor penyerangan, barisan pertahanan juga terus diasah kekompakannya, baik dalam menghalau serangan lawan maupun dalam membantu aliran bola untuk melakukan penyerangan.

Mengingat lawan yang akan dihadapi adalah Arema, maka Gurning akan menduetkan Dzumafo Epandi Herman dengan Isnaini, ditopang dengan kecepatan sayap kiri dan kanan, Patrice Nzekou dan April Hadi.
Menghadapi Arema yang saat ini diperkuat lima pemain Timnas seperti Kurnia Meiga, Zulkifli Syukur, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi dan Yongki Ariwibowo, ditambah dengan striker subur Noh Alam Syah dan striker asing Roman Chmelo, pelatih Gurning sudah mempersiapkan strategi khusus untuk meredamnya. Dia meminta kepada pasukannya untuk tidak memberikan ruang gerak kepada lawan, namun harus bermain ngotot.

‘’Saya minta kepada pemain untuk tetap semangat dan tidak boleh memberikan ruang gerak kepada lawan. Selain itu dukungan suporter juga bakal sangat berarti nantinya saat pertandingan,’’ ujarnya
 
Sumber : Riau Pos.com

Asykar Theking Kuansing Terus Bertambah

Rencana Asykar Theking Kuansing mendukung PSPS semakin kuat. Ini ditandai dengan terus bertambahnya masyarakat Kuansing yang ingin menjadi anggota Asykar Theking.


Hal ini disampaikan ketua umum Asykar Theking Kuansing, Hevy Hery Antoni kepada Riau Pos, Kamis (6/1) kemarin di Telukkuantan.

Hevy yang didampingi ketua harian Rio Kastiwandri mengatakan, saat ini jumlah anggota Asykar Theking Kuansing sudah mendekati 500 orang dan angka ini akan terus bertambah.

“Keinginan masyarakat menjadi anggota Asykar Theking sangat tinggi. Kemarin yang menyatakan ingin bergabung adalah Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir. SMA Negeri 1 Telukkuantan juga siap bergabung dan memberikan dukungan kepada PSPS,” jelas Hevy.

Ditambahkan Hevy, kita akan terus menambah anggota sebanyak mungkin, karena kecintaan masyarakat Kuansing terhadap PSPS kian nyata. Semoga dukungan ini memberikan motivasi kepada PSPS,” ujarnya.
“Target kita meraup anggota sebanyak-banyaknya. Namun, karena ini adalah pertandingan perdana di Kuansing, tentunya masih banyak kelemahan yang harus kita perbaiki, seperti atribut dan kostum. Terlepas dari itu semua, kita akan selalu koordinasi dengan Asykar Theking Pekanbaru pada pertandingan berikutnya bisa lebih baik,” ujar Hevy
 
Sumber : Riau Pos.com

Selasa, 04 Januari 2011

Persibo tantang real Mataram

Gagal bertanding melawan Persebaya, Persibo Bojonegoro ganti menantang Real Mataram Yogyakarta. Pertandingan dua klub kontestan LPI ini direncanakan bakal dihelat di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Selasa (04/01)

“Uji coba Persibo dengan Real Mataram, akan digelar di Bojonegoro,” kata Manajer Persibo Bojonegoro, Taufik Risnendar, seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, uji coba “skuad” Angling Dharma melawan Real Mataram tersebut, bisa untuk persiapan terakhir bagi kedua tim menjelang dimulainya laga LPI pada tanggal 8 Januari. Dia menjelaskan, rencana laga melawan Real Mataram tersebut, sudah disampaikan kepada Pelatih Persibo Sartono Anwar. “Pelatih menyambut baik dan tidak ada masalah,” jelasnya. Terpisah, Sartono Anwar menjelaskan, uji coba tersebut, akan dimanfaatkan untuk melihat sejauh mana perkembangan anak asuhnya, setelah menjalani latihan rutin. “Uji coba tersebut akan dimanfaatkan untuk memantapkan tim, dalam menjalani laga di LPI,” katanya. Secara umum, lanjutnya, para pemain tidak banyak mengalami perombakan, hanya ada sejumlah pemain baru yang direkrut. “Sekalian, uji coba juga untuk melihat kemampuan pemain baru,” jelasnya.

Ditanya kemampuan tim yang masuk di LPI, Sartono Anwar mengaku, tidak banyak tahu. “Yang penting, Persibo harus siap menghadapi laga melawan tim yang masuk di laga LPI. Siapapun lawan yang harus dihadapi kita harus siap,” katanya.


Sumber : Persibo.com

Senin, 27 Desember 2010

Kecurangan Supporter Malaysia terungkap

Malaysia berhasil mengalahkan Indonesia 3-0 pada final pertama Piala AFF 2010, Minggu, 26 Desember 2010. Kepada media, Rajagobal Krishnasamy membeberkan kunci kemenangan timnya tersebut.

Rajagobal mengaku telah menginstruksikan timnya untuk tampil lebih offensive dan agresif sejak awal. Namun meski tampil bagus, berbagai kendala masih menghadang timnya untuk bisa memimpin di 45 menit pertama.

"Masalah kami adalah saat berada di daerah pertahanan lawan, para pemain belum tenang dalam mengeksekusi bola," kata Rajagobal.

"Pemain Indonesia juga masih percaya diri dan beberapa kali menekan lewat sayap Oktovianus Maniani. Dua pemain depan, Christian Gonzales dan Yongki (Aribowo) juga cukup berbahaya," lanjutnya.

Setelah bermain imbang 0-0, Rajagobal mengaku kembali membakar semangat pemainnya di ruang ganti. "Kepada pemain saya mengatakan kalau ingin menang harus main offensive dan agresif," tegas Rajagobal.

"Setelah saya mengatakan hal tersebut, di babak kedua, mereka akhirnya berhasil bangkit dan mencetak tiga gol ke gawang Indonesia. Saya benar-benar bangga dengan pemain-pemain muda saya," tambahnya.

Meski demikian, Rajagobal meminta pemainnya untuk tidak terlena. Sebaliknya, pelatih berusia 54 tahun itu mengingatkan para pemainnya untuk tetap fokus dalam menghadapi final kedua di Indonesia, 29 Desember 2010 nanti.

Kekalahan pemain Timnas tidak lepas dari kecurangan supporter malaysia yang berbuat tidak terpuji dengan mengarahkan laser hijau kearah tepat muka kiper timnas kita markus horizon sehingga pemandangan markus silau dan konsentrasi markus hilang. begitu juga kepada muka Firman Utina saat melakukan tendangan sudut ke arah gawang indonesia.
Perbuatan tidak terpuji inilah yang memancing suasana dan konsentrasi pemain TIMNAS kita. apalagi bunyi petasan yang menggema di tengah lapangan. dengan kejadian tersebut Malaysia dinilai gagal dalam melaksanakan pengamanan terhadap supporter mereka.

Malaysia...malaysia..!! anda bisanya jiplak kok untuk yang satu ini anda tidak bisa meniru ketentraman dan ketidak curangan supporter Indonesia..??? makanya jangan suka mengambil atau mengakui kebudayaan orang..? anda sendiri aja tidak selesai.

Sumber : Sebagian dari VIVAnews.com

Senin, 20 Desember 2010

TIM NAS KANTONGI BONUS 2,5 MILYAR...

Timnas Indonesia baru saja mengantongi bonus sebesar Rp2,5 miliar dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Dana tersebut mengucur berkat keberhasilan Firman Utina dkk lolos ke babak final Piala AFF 2010.
Seperti yang telah dijanjikan, Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid,  akan memberikan bonus sebesar Rp2,5 miliar untuk timnas jika skuad asuhan Alfred Riedl berhasil melaju ke babak final turnamen sepak bola terbesar se Asia Tenggara itu.
Hal tersebut disampaikan Nurdin saat timnas tampil digdaya pada babak penyisihan. Bahkan, Nurdin kembali menegaskan janjinya itu beberapa saat setelah Indonesia mengalahkan Filipina di semifinal pertama, Kamis (16/12) lalu. “Sebelum keringat pemain kering, kami akan memberikan bonus tersebut,” janjinya.
Maka seusai Christian ‘El Loco’ Gonzales berhasil membawa kemenangan 1-0 atas Filipina di semifinal kedua, Minggu (19/12) malam,  sekaligus membawa Indonesia lolos ke final. Orang nomor satu di PSSI itu segera membayar janjinya.
“Malam ini [semalam] langsung akan saya berikan bonus itu. Ya, besarnya Rp2,5 miliar,” terangnya kepada wartawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, seusai laga.
Sebelumnya, Nurdin memaparkan pihaknya telah mempersiapkan bonus hingga sebesar Rp5,5 miliar untuk timnas. Dengan rincian Rp 2,5 miliar untuk lolos ke final, dan tambahan Rp3 miliar jika Indonesia berhasil juara.
Sementara itu, di babak final, Indonesia akan kembali bertemu timnas Malaysia yang pernah dikalahkan 5-1 di babak penyisihan.
Laga final nanti akan berlangsung kandang-tandang. Indonesia lebih dulu bertandang ke Malaysia pada 26 Desember 2010, dan akan menjamu Malaysia di SUGBK Senayan, 29 Desember 2010.

sumber : JAKARTA (Pos Kota) yulian/sir